Kamis, 24 November 2011

DEBUG Assembler

Untuk mempelajari bahasa assembly sebaiknya harus mengetahui yang, namanya register. Register adalah bagian dari memory komputer dipakai tempat penampungan data.

Register bisa dikategorikan beberapa macam yaitu:

1. Ax
Merupakan register yang digunakan untuk aritmatik.

2. BX
Salah satu dari dua register base addressing mode, mengambil atau menulis langsung dari memori.

3. Cx
Counter untuk meletakkan banyaknya loncatan pada perulangan.

4. Dx
merupakan register offset dari DS.


Perintah pada debug dan keterangannya:

1. A (assembler)
Menulis program assembler

2. H (hexa)
Melakukan penjumlahan dan pengurangan terhadap bilangan heksadesimal.

3. R (register)
Untuk mengetahui isi dari register-register.

4. RCX (Register cx)
Mengetahui dan memperbarui isi dari register cx.

5. RIP (register ip)
Untuk memberitahu komputer memulai dari suatu proses.

6. W (write)
Perintah menulisa atau menyimpan program.

7. G (go)
Menjalankan suatu program atau untuk mengeksekusi program.


Sumber : bangozi-lost.blogspot.com
Continue lendo

Tasm (Turbo Assembler)

Turbo assembler merupakan Kompiler sederhan dikeluarkan oleh Borland untuk mengkompile bahasa assembly. Kode assembly dapat ditulis pada file ASCII dan disimpan menjadi file dengan ekstensi asm (.ASM). Sebaiknya dalam menjalankan tasm lebih bagus telah mengetahui kode ASCII.

Untuk membuat sebuah tempat koding bisa digunakan notepad, perintah edit pada turbo assembler, sehingga koding yang kita buat bisa dibuat dan disimpan dengan nama file yang dinginkan berekstention (.asm) .

Berikut ini keterangan-keterangan perintah yang digunakan untuk membuat kodding assembler:

1. mov ah
Untuk menyalin dan memasukkan sebuah operand ke register yang namanya ah.

contoh : mov ah,02 artinya menyalin atau memasukkan operand 02 ke dalam register ah.

2. perintah cx(counter)
Untuk menghitung berapa banyak data atau input yang dimasukkan.

3. int 21
Untuk mencetak hasil yang dimasukkan yang telah tersimpan didalam register.

4. Int 20
Untuk memberhentikan program pada saat dieksekusi. Int disini bukan integer melainkan interupt.


Macam-macam model alamat:

1. Tiny
2. Small
3. Compact
4. Large

sumber : www.scribd.com
Continue lendo

Mengenal Linux dan Perintah Terminal Linux

Linux merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds dari Universitas Helsinki Finlandia sejak tahun 1991.

Linux merupakan clone dari UNIX yang telah diport keberagam platform, antara lain: Intel 80×86, AlphaAXP, MIPS, Sparch,dan lain-lain.

Linux termasuk sistem operasi  open source, artinya kode sumber Linux diikutsertakan sehingga dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah. Selain itu Linux dikembangkan oleh GNU (General Public License).  Linux sering digunakan untuk keperluan membuat jaringan, pengembangan software, dan lain-lain. Selain itu linux memiliki berbagai macam distro antara lain Ubuntu, redhat, linux mint, dan lain-lain.


Perintah Dasar Linux
   
1. Perintah cat

Menampilkan isi file dilayar terminal linux.


2. Perintah cd ..

Untuk berpindah ke root di atasnya.

  
3. Perintah chmod

Berfungsi menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori.


4. Perintah cp

Untuk menggandakan file.

   
5. Perintah  find

Untuk menemukan atau mencari letak file.


6. Perintah ls

Menampilkan isi dari sebuah direktori.


7. Perintah  mkdir

Membuat direktori baru.

   
8. Perintah mv

memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain.


9. Perintah passwd

Digunakan untuk mengganti atau membuat password.



10. Perintah rm

Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori.


11. Perintah rmdir

Untuk menghapus direktori yang masih kosong.

   
Sumber : listhi.wordpress.com
Continue lendo

Minggu, 13 November 2011

Cara Mengoperasikan DOS

Berikut ini cara mengoperasikan DOS :

1. Start pada PC atau Laptop == >> , All program== >> , klik run





2. Setelah itu muncul seperti gambar di bawah ini, lalu ketik cmd


3. Setelah itu maka cmd akan terbuka



Catatan gambar di atas diedit.
Continue lendo

Mengenal Disk Operating System (DOS)

DOS adalah OS yang menggunakan CLI (Command Line Interface), DOS sudah digunakan pada tahun 1980-an untuk fasilitas booting komputer, menjalankan aplikasi software.

Aturan-aturan penulisan DOS :

1. Nama file maksimal 8 karakter.
2. Non-Case Sensitive (huruf besar dan kecil sama).
3. Nama ekstensi dipisahkan oleh titik.

Perintah dasar pada DOS :

1. Perintah Internal

Perintah internal adalah perintah yang sudah terdapat dalam DOS itu sendiri.

Perintah Internal :

a. Date (untuk tanggal)
b. Time (waktu)
c. Cls (membersihkan layar)
d. Dir (melihat isi direktori)
e. Cls (membersihkan layar)
f. Copy (untuk menyalin file ke file yang lain)
g. Del (menghapus file)
h. Ren (mengubah nama file direktori)
i. Cd (berpindah dari direktori satu ke direktori lainnya)
j. Title (mengubah nama atau judul dari tulisan DOS)


2.Perintah Eksternal

Perintah eksternal adalah perintah luar dari DOS.

Perintah Eksternal :

a. Format (untuk mengeset ulang suatu disket)
b. Deltree (menghapus direktori beserta isi file didalamnya)
c.Discopy (untuk menggandakan disk persis seperti apa yang telah digandakan dari disk sebelumnya hasil yang digandakan sama persis).

Sumber : http://fallnesta.blogspot.com
Continue lendo
 

Catatan Faris Java Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates