Minggu, 30 Juni 2019

Langsung PT Atau CV Dulu Ya?

Langsung PT Atau CV Dulu Ya?

Makin majunya pengetahuan akan membuat semakin majunya kehidupan masyarakat sehari – hari. Makin tinggi tingkat intelegensi seseorang maka pola pikir masyarakat tersebut menjadi lebih luas. Zaman yang makan berkembang dan ramai membuat beberapa orang mulai memikirkan cara untuk bisa bersaing dalam ragam kemajuan yang makin komplek. Kemajuan akan pola piker masyarakat akan mendorong berbagai perubahan dalam segala aspek. 

Salah satu aspek yang paling banyak berubah adalah aspek industry dan property. Dalam hal ini pengembangan pola pikir masyarakat menjadi salah satu hal yang mulai banyak diperbincangkan. Seminar - seminar dan diskusi membahas berubahnya pola pikir masyarakat ini mulai digemari. 

Tips – tips menjadi generasi maju dan mandiri mulai banyak di praktekkan dalam masa emas era globalisasi ini. yang paling populer saat ini adalah komunitas yang membahas tentang wirausaha. Apa sebenarnya wirausaha itu?. Wirausaha adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri. Selain dapat membuat lapangan kerja untuk diri sendiri para wirausahawan juga bisa membuat lapangan kerja untuk orang lain. 

Dalam beberapa skala wirausaha dapat bermacam- macam jenisnya. Wirausaha dalam sekala kecil bisa diambil dari contoh seorang pedagang minuman atau makanan. Jenis perdagangan ini juga disebut sebagai salah satu wirausaha, karena selain bisa menciptakan pekerjaan sendiri perdagangan seperti ini akan mampu menyerap tenaga kerja hingga mengurangi pengangguran. Para wirausahawan yang masih memiliki skala modal kecil biasanya akan memanfaatkan lahan social untuk memasarkan barang atau jasanya. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan pendirian CV atau PT. 

Untuk wirausaha yang lebih besar tidak lagi tergantung pada lahan social atau pada event social tertentu. Seorang wirausahawan bisa membuat PT atau CV jika ingin mengembangkan suatu bisnis tertentu. PT adalah singkatan dari perseroan terbatas yang mana merupakan badan hokum yang didirikan sesuai perjanjian modal yang berupa saham.

Sedangkan CV adalah Commanditaire Vennootschap yang mana bisnis ini di dirikan oleh dua orang atau lebih yang mana sebagian orang sebagai pananam modal dan yang lain sebagai pejalan bisnis. Jadi dalam CV ini terdapat dua orang atau dua golongan yang berperan aktif dalam bisnis. Pertama adalah penanam modal, penanam modal ini memberikan dana yang cukup kepada si penjalan bisnis agar usaha yang dilakukan dapat berjalan dan berkembang. 

Sedangkan yang satu adalah sebagai penjalan bisnis. Dalam hal ini seseorang yang menjalankan perusahaan akan mendapatkan modal cukup dari seorang investor, dia yang mengelola seluruh keuangan dan prosedur dalam perusahaan. Akan tetapi setiap keuntungan yang didapatkan akan dibagi dua oleh investor dan juga pengelola. 

Dalam konteks yang lebih khusus PT cenderung lebih besar dari CV hal ini dikarenakan modal untuk mendirikan sebuah PT tidaklah murah. Jalan yang harus dilalui untuk mendapatkan ijin juga tidak mudah. Kedua hal ini terkadang menjadi kendala bagi para penguaha kreatif yang ingin membuat produknya lebih dikenal. 

Bagi para calon wirausahawan yang memiliki modal terbatas akan lebih baik jika melakukan kerja sama dalam bentuk CV. CV bisa menjadi awal yang bagus untuk meningkatkan sebuah perusahaan menjadi taraf yang lebih tinggi. CV memiliki beberapa keuntungan bagi calon wirausahawaan yang masih baru, selain lebih hemat biaya para calon wirausahawan bisa memilih sebagai investor atau sebagai pengelola. Hal ini memudahkan untuk para pemula yang masih merintis bisnis. 

CV bisa menjadi suatu langkah awal yang baik bagi para wirausahawan baru yang akan mulai merintis usaha. Akan tetapi jika modal dan realasi yang dimiliki telah cukup luas tidak ada salahnya untuk membuka sebuah PT. PT memiliki pondasi yang kuat dan memiliki pemegang saham sendiri –sendiri sehingga modal yang diberikan akan semakin banyak. 

Semakin banyak modal yang didapatkan akan mempermudah jalan bagi pengelola untuk menjalankan bisnis. Dalam CV semua pemegang saham juga ikut ambil bagian dalam pengelolaan perusahaan sehingga dibentuklah direksi yang beranggotakan para pemegang saham aktif. Dewan direksi inilah yang nantinya akan memimpin para bahawan untuk menjalankan bisnis dan mengelola tiap produk atau jasa.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Catatan Faris Java Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates