Selasa, 30 Juli 2019

Islam Itu Rahmatan lil 'Alamin

Islam Itu Rahmatan lil 'Alamin

Islam, secara harfiah memiliki arti selamat, damai, aman ataupun tenteram. Pengertian tersebut menjadi sebuah situasi yang paling diinginkan oleh setiap orang, tidak hanya oleh umat islam saja namun oleh seluruh umat manusia bahkan seluruh makhluk hidup yang ada di Bumi. Untuk mendapatkan rasa aman, tenteram, damai dan selamat maka sebagai agama yang mengajarkan umatnya untuk menyembah satu Tuhan atau monoteisme tauhid maka umat islam harus berpasrah dan juga taat kepada Allah SWT serta nabi-Nya sebagai utusan-Nya yang membawa rahmah untuk mendapatkan kebahagiaan dan juga keselamatan di dunia maupun di akhirat. Akan tetapi anda tidak akan bisa mendapatkan kebahagian tersebut apabila tidak ada kasih sayang dan tidak adanya kedamaian antara sesama. Oleh karena itulah ada yang disebut sebagai adab berteman dalam islam. 

Di dalam Al-Qur’an pun sudah tertulis bahwa sesama manusia agar senantiasa untuk mengamalkan nilai kedamaian. Salah satu ayat di dalam Al-Qur’an yaitu Al-Baqarah ayat 28 pun meminta manusia untuk masuk ke dalam Islam secara utuh. Dalam konteks kedamaian, maka ayat tersebut memiliki maksud untuk mengajak manusia ke dalam kedamaian secara utuh, secara total. 

Jadi tidak hanya memberikan kedamaian pada kelompok tertentu, pada golongan tertentu, pada ras tertentu maupun hanya pada teman-temannya saja. Memberikan kedamaian harus kepada seluruh umat manusia, entah yang berbeda ras, berbeda keyakinan maupun berbeda umur. Islam dalam pengertian yang lainnya, yaitu yang berarti selamat bisa anda ketahui dari sabda Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa seorang muslim sejati adalah ia yang memiliki komitmen untuk menjaga keselamatan saudara-saudaranya. Seorang muslim yang selamat dari tangan dan juga lisannya. Sebaliknya, umat manusia yang paling buruk merupakan orang yang ditakuti keburukannya dan tidak bisa diharapkan kebaikannya. 

Dari penjelasan singkat di atas saja sudah bisa mengerti mengapa Islam disebut sebagai ajaran Rahmatan lil 'Alamin. Dalam islam, seorang manusia diciptakan sedemikian rupa oleh Allah SWT agar damai dan juga tentram. Pengertian ini sangat berbeda dengan pengertian damai yang dikenal oleh banyak orang. Orang-orang lebih mengerti damai sebagai hidup rukun berdampingan antara dua kubu/ kelompok/ orang/ bagian yang awalnya bermusuhan. 

Sebenarnya penjelasan tersebut kurang benar. Bahkan dalam beraktivitas maupun melaksanakan ibadah, umat islam sudah diperintahkan untuk melakukannya dengan damai dan tenang. Jadi bisa disebutkan bahwa tujuan dari ibadah itu sendiri adalah untuk mendapatkan ketenangan dan mendapatkan kedamaian. Ketika anda berinteraksi dengan Allah SWT seperti misalnya dengan berdzikir, pasti anda akan merasakan jiwa anda menjadi lebih damai dan juga lebih tentram. 

Kemudian, anda bisa melihat islam sebagai agama yang damai dan juga tentram dalam interaksi antara sesama manusia. Laki-laki dan perempuan nantinya akan dipersatukan dalam sebuah tali pernikahan yang memiliki tujuan membina keluarga yang sakinah mawaddah warahmah atau keluarga yang penuh dengan ketenangan, cinta dan juga kasih sayang. 

Sesama muslim pun diwajibkan untuk membangun ikatan persaudaraan agar terbangun kekuatan, kedekatan dan juga keharmonisan. Dalam lingkup yang lebih luas lagi, umat islam pun diajarkan untuk saling menghormati sesama yang memiliki keyakinan berbeda, menghargai orang lain sehingga tercipta kerukunan. 

Dari penjelasan-penjelasan di atas, apakah anda sudah bisa mengira-ngira apa yang dimaksud dengan Rahmatan lil 'Alamin? Secara etimologis, Rahmatan lil 'Alamin merupakan sebuah kalimat yang mengandung 3 bagian, yang pertama adalah rahmat, li dan alamin. Sedangkan secara terminologi kata “alam” memiliki arti segala sesuai selain dari Allah SWT, yaitu seluruh makhluk hidup dan juga benda mati. 

Karenanya pengertian paling dasar dari Rahmatan lil 'Alamin adalah islam menjadi agama yang merangkul semesta termasuk bumi dan seisinya tanpa terkecuali. Untuk mengimplementasikan prinsip islam Rahmatan lil 'Alamin tidak bisa sembarangan, pertama-tama anda harus bisa memahami dengan tepat apa yang dimaksud dengan Rahmatan lil 'Alamin. Tentunya bila sudah bisa memahami kalimat tersebut dengan baik, luar-dalam, tentunya akan lebih mudah mempraktekkannya dan mengimplementasikannya. Contohnya sama seperti lebih mudah mengerjakan soal-soal pelajaran ketika sudah memahami pelajaran tersebut dengan baik.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Catatan Faris Java Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates