Minggu, 27 Oktober 2019

Akibat Jika Salah Memilih Deterjen untuk Mencuci

Akibat Jika Salah Memilih Deterjen untuk Mencuci

Bayi memiliki kulit yang masih sangat sensitif. Terkadang jika salah memakaikan sesuatu ke bayi kita, justru hal itu bisa berakibat fatal untuk kesehatan kulit si kecil. Semua tentunya perlu diperhatikan apalagi baju yang selalu kita pakaikan ke bayi kita. Tak sampai disitu, saat mencuci baju buah hati pun, kita juga harus memastikan deterjen untuk baju bayi kita apakah itu aman digunakan atau tidak. Kita wajib memerhatikan deterjen pakaian bayi aman untuk digunakan atau tidak. 

Perlu diketahui, salah memilih deterjen pakaian bayi bisa menyebabkan beberapa hal fatal untuk si kecil seperti salah satunya adalah iritasi kulit saat baju tersebut dipakaikan ke bayi setelah dicuci. Iritasi pada kulit ini bisa berupa gatal atau ruam bahkan yang paling parah bisa menyebabkan luka yang nantinya bekas luka tersebut akan susah hilang dikulit bayi kita.Selain itu, jika anda salah memilih deterjen untuk baju bayi, hal itu memicu alergi pada kulit bayi akibat bakteri dan virus yang masih menempel pada baju. 

Disamping itu jika anda salah memilih deterjen untuk mencuci baju si kecil, hal itu juga bisa berakibat pada rusaknya kain pada baju tersebut. Tak hanya merusak kain saja, tapi pemilihan deterjen yang tak tepat.

Untuk mengatasi masalah itu, anda pun sangat direkomendasikan menggunakan Sleek Baby karena produk yang satu ini menyediakan varian deterjen yang aman digunakan untuk mencuci baju bayi anda. Selain itu, deterjen dari Sleek Baby juga tak akan merusak kain pada baju si kecil, dan saat baju dipakai dijamin tak akan menyebabkan iritasi. Selain itu, baju anak kita pun juga dijamin akan bersih dari kuman, noda dan bakteri.

Jadi sekali lagi, selalu pastikan semua pembersih alat dan pakaian bayi anda selalu aman dan tidak berbahaya bagi bayi yang masih sensitif. Usahakan juga saat mencuci baju bayi untuk tidak menggunakan pelembut pakaian karena hal itu justru juga bisa berpotensi merusak kain.
Continue lendo

Rabu, 23 Oktober 2019

Anak Suka Menggambar? Berikut Les anak yang Cocok


Anak Suka Menggambar? Berikut Les anak yang Cocok

Mengambar merupakan kegiatan yang paling disukai anak-anak. Minat yang tinggi tentu akan sia-sia jika tidak diakomodir dengan baik oleh orang tua. Les anak bisa jadi salah satu cara terbaik yang bisa ditempuh untuk mengoptimalkan minat dan bakat menggambar anak. Nah, berikut beberapa les gambar yang yang bagus untuk anak.

Les Menggambar 3D

Les menggambar 3D merupakan salah satu cara mengembangkan minat dan bakat anak ke level yang lebih tinggi. Dibanding hanya les menggambar biasa, les mengambar 3D memiliki prospek yang lebih baik. Hal ini terlihat dari banyaknya kebutuhan seorang desainer gambar 3D dalam industri, mulai dari industri film, game, hingga desain produk.

Selama les, bakat dan minat anak akan dikembangkan melalui pengenalan berbagai macam tools atau aplikasi untuk membuat sebuah gambar 3D, serta cara membuat sebuah gambar yang biasanya hanya terlihat 2 dimensi menjadi 3D yang terlihat lebih hidup. Karena tingkat kesulitan yang lebih tinggi, anak juga akan mampu berfikir lebih kreatif.

Les Animasi 3D

Menonton film kartun atau animasi tentu menjadi kegiatan yang disukai banyak anak. Nah, bagaimana jika minat menonton tersebut dialihkan ke hal yang lebih bermanfaat, yakni membuat animasi itu sendiri. Les animasi akan mengajarkan anak bagaimana cara memuat sebuah gambar menjadi bisa bergerak dan hidup layaknya film yang selama ini ia tonton.

Selain minat dan bakat anak menjadi lebih berkembang, les gambar animasi juga bisa membuat karakter anak menajadi lebih sabar dan teliti. Pasalnya, ketika membuat sebuah animasi memerlukan kesabaran dan ketelitian ekstra dalam membuat frame demi frame untuk menghasilkan sebuah gambar yang dapat bergerak.

Jika dilakukan terus-menerus secara konsisten, kebiasaan positif tersebut akan terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, tidak hanya kemampuan menggambar dan kreativitas yang meningkat, tapi karakter anak juga menjadi lebih positif.

Prospek ke depannya juga terbilang cukup menjanjikan. Perkembangan industri film animasi yang pesat tentu akan sejalan dengan kebutuhan seorang animator. Selain industri perfilman, banyak industri lain yang membutuhkan seorang animator, seperti industri game, desain komunikasi visual, hingga pembuat konten visual untuk industri jurnalistik.

Les Game Desainer

Perkembangan teknologi gadget saat ini membaut banyak anak yang mulai kecanduan bermain gadget, terutama bermain game. Kecanduan game dapat berdampak buruk bagi kesehatan anak, baik fisik maupun psikologis. Hal tersebut merupakan masalah banyak orang tua saat ini.

Namun, tak perlu khawatir, Anda bisa menyalurkan minat terhadap game tersebut menjadi hal yang lebih positif, yakni les game desainer. Les anak ini ditujukan bagi anak yang punya ketertaikan pada game dan memiliki bakat menggambar serta keatifitas yang tinggi.

Les game desainer akan mengajarkan tentang software desain, pembuatan kareakter dan mendesain sebuah game. Sehingga, fokus anak yang tadinya hanya sekadar bagaimana menyelesaikan sebuah game, dapat diubah menjadi bagaimana cara sebuah game bekerja dan cara pembuatannya.

Mempelajari sesuatu yang sesuai dengan minat si kecil, tentu akan membuat ia lebih senang dan antusias, serta tidak akan mudah bosan. Hal ini, lambat laun akan membuat kecanduan game pada anak berkurang dan beralih ke hal yang lebih positif.

Demikian beberapa les anak yang cocok bagi anak yang senang menggambar. Semua program les gambar di atas bisa Anda dapatkan di ESDA (Enspire School of Digital Art). ESDA merupakan tempat les yang menawarkan berbagai les digital art untuk segala usia dengan pengajar yang profesional dan metode pembelajaran yang menyenangkan.
Continue lendo

Senin, 07 Oktober 2019

Biar Gak Malu, Begini 7 Cara Mengurangi Keringat Berlebih

Biar Gak Malu, Begini 7 Cara Mengurangi Keringat Berlebih

Produksi keringat yang berlebih tak jarang menyebabkan rasa malu. Bagaimana tidak, bayangkan saja pakaian Anda basah disebabkan keringat terutama di area sekitar ketiak. Apalagi ditambah dengan bau tak sedap yang muncul karena produksi keringat yang berlebihan tersebut. Agar situasi memalukan seperti ini tak Anda alami, segera ikuti 7 cara mengurangi keringat berlebih berikut ini. 

1. Menggunakan Antiperspiran Sebelum Tidur dengan Rutin

Jika tubuh Anda memproduksi keringat berlebih, jangan ragu untuk memanfaatkan antiperspiran. Antiperspiran bekerja dengan cara menyumbat kelenjar keringat, sehingga keringat yang dihasilkannya tak bisa mencapai permukaan kulit. Untuk hasil yang optimal, gunakan antiperspiran sebelum Anda tidur di malam hari, dengan keadaan ketiak yang bersih dan kering. 

2. Gunakan Pakaian dengan Bahan yang Sejuk di Kulit 

Pilihan pakaian yang Anda kenakan merupakan salah satu faktor yang bisa memicu produksi keringat berlebih. Agar produksi keringat tetap terkontrol, gunakan pakaian yang berbahan ringan, terasa sejuk di kulit, dan tentunya dapat menyerap keringat dengan baik. Pastikan pakaian terbuat dari bahan yang membuat kulit bisa bernapas dengan lega, sehingga udara keluar dan masuk bisa lancar. 

3. Hindari Pengonsumsian Makanan Pemicu Keringat Berlebih 

Makanan yang Anda konsumsi bisa menjadi salah satu pemicu kelenjar keringat Anda bekerja dengan lebih aktif. Jadi, sebaiknya Anda menghindari makanan yang bisa membuat produksi keringat jadi tak terkontrol. Makanan dengan cita rasa pedas merupakan salah satu penyebab tubuh memproduksi keringat lebih banyak. Begitu pun dengan makanan dan minuman yang mengandung kafein. 

4. Jaga Kondisi Tubuh untuk Tetap Rileks 

Saat merasa panik, kelenjar keringat akan bekerja lebih aktif dibanding biasanya. Akibatnya, tubuh Anda pun jadi dibanjiri oleh keringat. Suhu tubuh juga akan meningkat dibanding biasanya, sehingga akan makin membuat Anda merasa jadi tak nyaman. Cara mengurangi keringat berlebih di situasi seperti ini adalah dengan mencoba atau mensugesti diri Anda untuk tetap rileks.  

5. Pastikan Tubuh Terhidrasi dengan Baik 

Salah satu penyebab produksi keringat berlebih adalah dehidrasi atau kurangnya cairan dalam tubuh. Saat cairan dalam tubuh kurang dari batas yang diperlukan, maka suhu tubuh akan meningkat, mengakibatkan kelenjar keringat pun jadi makin aktif bekerja. Untuk mengatasinya, selalu cukupi asupan cairan tubuh agar kondisinya menjadi sejuk dan bebas dari keringat berlebih.  

6. Mengonsumsi Buah dan Sayuran Segar dengan Rutin 

Keringat yang berlebih bisa disebabkan oleh tak lancarnya sistem pencernaan. Organ pencernaan yang butuh waktu lama untuk memproses makanan, akan membuat suhu tubuh menjadi meningkat dan keringat pun jadi melimpah. Agar kerja organ pencernaan lancar, baiknya Anda membiasakan diri mengonsumsi buah dan sayuran. Tak hanya itu, buah dan sayur juga mengandung banyak vitamin. 

7. Berolahraga dengan Rutin 

Tubuh yang dibiasakan untuk berolahraga rutin akan membuat produksi keringat menjadi lebih terkontrol. Saat berolahraga, maka hormon penyebab stres, kortisol, akan berkurang. Selain itu, berolahraga juga akan membuat tubuh memproduksi lebih banyak endorfin. Kurangnya hormon kortisol dan endorfin yang meningkat membuat tubuh jadi rileks, sehingga keringat berlebih bisa dihindari. 

Jika dibiarkan, produksi keringat yang berlebihan akan sangat mengganggu aktivitas harian Anda. Apalagi kondisi keringat yang berlebihan merupakan pemicu utama munculnya bau badan. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengikuti cara mengurangi  keringat berlebih yang telah dipaparkan di atas. Dengan terkontrolnya produksi keringat, Anda pun bisa lebih percaya diri dalam menjalani aktivitas. 
Continue lendo
 

Catatan Faris Java Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates