Rabu, 01 April 2020

Kenali Bahan Poly Cotton untuk Membuat Custom T-Shirt


Kenali Bahan Poly Cotton untuk Membuat Custom T-Shirt

Membuat sebuah pakaian jelas saja bahannya tidak boleh sembarangan. Karena tidak semua orang bisa disamakan jenis kulitnya. Ada jenis bahan tertentu yang jika memakainnya, akan menimbulkan ruam pada kulit. Apabila dibiarkan akan terjadi luka pada kulit, dan semakin melebar. Maka pemilihan bahan pollycotton dalam pembuatan custom t-shirt, sering dipakai para jasa full printing kaos. Mau tahu seperti apa jenis kain polycotton? Cek disini.

Mengenal Bahan Pollycotton yang Sering Digunakan

Jenis kain pollycotton merupakan gabungan dari polyester dan cotton. Jika ditelusuri nama pollycotton adalah sebuah merk. Sementara nama asli kain ialah double hycon, yang biasa digunakan sebagai hal dasar pakaian. Pollycotton adalah hasil campuran bahan sintesis polyester, dengan bahan serat alam katun. Bahan kain sering dibandingan dengan kain voal, yang gabungan bahannya hampir sama. Bedanya kain voal lebih lembut dan halus, tapi tetap sering dipilih kain pollycotton.

Bahan kain tidak mudah kusut dan tidak panas, cocok dipakai sebagai bahan kaos, kemeja atau hijab. Pakaian yang dihasikan lebih sederhana namun tetap modis. Perusahaan custom t-shirt sering mengadaptasinya, sebagai bahan utama kaos. Hasil baju juga lebih mudah dipadukan dengan berbagai jenis celana. Bahan polyesternya relatif panas karena terbuat dari serat sintetis. Tapi dinetralisir dengan bahan cotton yang komposisinya lebih banyak, sehingga kain tidak lagi panas.

Kombinasi bahan polyester dan cotton inilah yang menyebabkan bahan pollycotton, jauh lebih adem dan lembut. Sehingga sangat cocok digunakan bahan pakaian, saat musim kemarau atau di negara-negara tropis. Khususnya memudahkan aktivitas para muslimah di luar ruangan, dan tidak perlu khawatir kepanasan. Disamping itu kain polycotton tahan terhadap lembab, jadi mencegah tumbuhnya jamur di dalam pakaian. Hal ini dikarenakan campuran polyester yang terdapat di dalamnya.

Karena banyaknya kelebihan kain polycotton inilah, menjadi alasan teknik t-shirt printing sering memakainya jadi bahan. Disamping itu hasil kain polycotton tidak mudah susut dan kusut, cocok untuk anda yang punya banyak aktivitas. Tidak perlu khawatir belum menyetrika pakaian berkali-kali. Pakaian akan siap sedia dipakai meski dalam kondisi terburu-buru sekalipun. Poin plusnya lagi kain polycotton bisa diterapkan ke kemeja, dan baju formal lainnya.

Namun bukan berarti kain polycotton tidak memiliki kekurangan. Meskipun ada peran cotton yang mudah menyerap keringan. Tapi bahan polyester menolak penyerapan keringat dengan mudah. Maka dari itu untuk anda yang produksi keringatnya berlebih, tidak disarankan memilih bahan polycotton. Selain itu sifat polycotton yang licin membuatnya sulit dibentuk. Terutama jika digunakan sebagai bahan pembuatan hijab, sehingga agak sulit untuk terlihat fit di kepala.

Cara Perawatan T-Shirt dari Polycotton

Pencampuran antara polyester dengan cotton, bisa bermacam-macam porsinya. Hal tersebut akan mempengaruhi tebal tipis, serta kakunya kain tapi tergantung dari kebutuhannya. Teknik t-shirt printing sering menerapkannya pada pembuatan jilbab dan kaos, dan cukup digemari masyarakat. Lalu bagaimana merawat kain polycotton? Saat mencuci pakaian usahakan menggunakan air dingin. Hidari waktu perendaman yang terlalu lama, karena akan merusak bahannya.

Kain polycotton seringkali digunakan oleh percetakan kaos, karena bahannya lebih adem saat dipakai. Disamping itu bahan tidak mudah kusut, cocok digunakan oleh anda yang banyak beraktivitas. Tidak perlu repot menyetrika pakaian berkali-kali, cukup sekali untuk menghilangkan garis lipatannya. Namun perlu waspada terhadap kain polycotton, karena tidak bisa meresap keringat terlalu banyak. Jadi baju anda akan terasa lebih bau setelah dipakai.


Continue lendo
 

Catatan Faris Java Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates